Bocor, dalam konteks Ujian Nasional

Unas

Unas

kata bocoran berasal dari kata bocor, arti bocoran telah mengalami perubahan makna, arti kata tersebut tergantung pada konteks

kalimat

yang digunakan…

Bocoran buka

n hal yang tabu untuk dibicarakan bila kita memandangnya secara positip, dalam konteks ujian nasional ( UN), pemerintah dan jaj

aran terkait sering kali dipusingkan oleh laporan-laporan adanya kebocoran dalam pelaksanaan /pen yelenggaraan UN di sekolah. Pemerintah ( Penyelenggara UN BSNP ?!) mungkin tidak menyadari bahwa keputusan lulus/tidak lulus ditentukan oleh hasil

UN ( meskipun sering dikatakan UN bukanlah satu-satunya penentu kelulusan tetapi masyarakat tahu ujian sekolah lebih mudah diintervensi dari tidak lulus menjadi lulus berbeda dengan hasil UN yang memerlukan cost lebih untuk melakukan diversifikasi).

Dalam penyelenggar

aan UN, guru,sekolah, jajaran terkait di atas nya sebagai produsen sumber daya manusia tentu tidak tinggal diam jika productnya tereliminasi dalam ajang kompetisi UN. Nah! Disinilah aneka cara dilakukan untuk suksesnya Ujian Nasional.

Pemerintah( BSNP, bukan lembaga pemerintah tetapi diangkat oleh Mendiknas?), sebenarnya juga memberikan “ bocoran” agar siswa di negara ini tid

ak banyak mengalami stess dalam mengikuti UN tahun 2008, bocoran yang diberikan secara cuma-cuma adalah Standar Kompetensi Kelulusan (SKL), ini memang bocoran karena soal yang akan keluar harus sesuai dengan SKL, kita dapat meng-claim bila soal

menyimpang dari SKL.

Dengan Bocoran ilmu pengetahuan,mari kita sikapi dan hadapi bersama UN tahun 2008, Analisa SKL, diversifikasi soal sebelumnya, Cermati

gaya penulisan beberapa soal sebelumnya ,gaya menunjukkan kemampuan dan kedalaman penulis. Analisis varitas soal yang mungkin dan….??! Mari berjuang, jangan takut dengan Ujian Nasional.