Menguak Misteri Kekuatan Manusia

Judul buku : Kekuatan Tanpa Batas
Pengarang : Nick Williams
Penerbit : PT Bhuana Ilmu Populer
Jakarta, 2005
Pengalih Bahasa : Meidia Kusumawati
Tebal buku : xviii + 320 halaman
Kata “kekuatan” bagi kebanyakan kita, menimbulkan perasaan terganggu. Kita sering membayangkan kontrol dan dominasi, kemenangan dengan menghalalkan segala cara, bahkan sampai mengorbankan nyawa orang lain. Padahal sejak awal kehidupan kita sudah diajarkan untuk menjadi kuat supaya bisa bertahan hidup. Kekuatan sebenarnya ada dalam inti sejarah evolusi manusia dan inti dari banyak konflik serta penderitaan. Namun, kini dalam bukunya Kekuatan Tanpa Batas, Nick Williams seorang direktur komisaris Alternatives Organization dan juga pendiri proyek Heart At Work mencoba menyingkapkan dasar berbagai kekuatan manusia. Ini bukanlah kekuatan yang menentukan seorang pemenang atau pecundang, melainkan kekuatan cinta yang mengembuskan kehidupan bagi jiwa serta iman yang membebaskan kita dari kebutuhan untuk menguasai orang lain.
Salah satu cara untuk mengisahkan sejarah manusia adalah kisah yang berlandaskan ego dengan menceritakan dominasi dan kontrol, perang, antara menang dan kalah. Kekuatan menjadi salah satu sumber yang langka dan merupakan komoditas eksternal, dan kekuatan tersebut biasanya digunakan untuk menundukkan orang yang tidak memilikinya. Mendominasi atau didominasi telah menjadi suatu tema, namun, selalu saja ada orang-orang yang tidak sadar bahwa kekuatan terbesar justru ada dalam diri mereka sendiri dan bila kekuatan itu dilatih tak seorang pun akan kehilangan. Kekuatan yang dimaksud oleh penulis adalah kekuatan yang bersumber dari semangat atau roh dalam jiwa setiap manusia. Terungkap dalam buku ini bahwa Nick Williams memanfaatkan studi kasus menarik untuk menguak misteri kekuatan manusia yang terpendam lewat pemikirannya yang mendalam. Nick ingin menunjukkan betapa manusia itu mampu mengakses kekuatan spiritual di dalam jiwanya masing-masing untuk menemukan kekuatan dan inspirasi setiap hari di sepanjang hidupnya. Kedua, manusia itu mampu menemukan hubungan sejati dengan dunia di sekelilingnya sembari belajar untuk mempercayai diri sendiri dan orang lain. Ketiga, manusia itu mampu mengenyahkan rasa takut dan keraguannya untuk menemukan esensi diri yang hakiki dan semua hal yang bisa diberikannya kepada dunia.
Nick Williams yang kini menjadi seorang visioner sukses menulis bukunya Kekuatan Tanpa Batas dengan nasihat praktis dan mendalam, berdasarkan pada pengalamannya sebagai konselor pribadi. Dalam buku setebal 320 halaman ini, Nick mencoba membuka paradigma baru tentang esensi kekuatan sejati manusia. Seperti kebanyakan orang, penulis selalu tertarik dengan berbagai macam kekuatan. Jenis kekuatan yang paling banyak dipuja di dunia adalah kekuatan untuk berkuasa. Dalam kata pengantar buku ini, Nick Williams terpesona akan kekuatan cinta, inspirasi dan kreativitas. Nick juga kagum dengan kekuatan setiap manusia yang berani mengubah dan melepaskan ketakutan, rasa bersalah serta kesakitan yang selalu ada dalam dirinya. Dengan menyembuhkan sisi buruk sifat manusia, banyak kekuatan pribadi dan kemampuan yang dapat diperoleh kembali, jika tidak kekuatan tersebut akan dilumpuhkan secara diam-diam oleh sisi gelap kepribadiannya sendiri.(hal 121).
Setelah membaca seluruh isi buku ini terasa bahwa Nick Williams memaparkan jenis kekuatan yang berbeda. Ia berusaha mencoba menguak misteri kekuatan manusia dengan beberapa pengalamannya yang dituangkan ke dalam 9 bab buku. Pada bagian pertama ia mengungkapkan kekuatan identitas sejati manusia. Dalam bab ini dikemukakan oleh Nick bagaimana ketakutan yang ada dalam diri manusia itu berubah menjadi kekuatan yang lebih besar. Ia juga menjelaskan pengertian tentang kekuatan cinta. Menurutnya, cinta adalah realitas utama di balik seluruh rasa. Apapun cerita yang bertentangan dengan cinta, cinta selalu ada secara abadi. Cinta adalah perekat segala hal agar tidak jatuh berhamburan, bahkan meski tampak jatuh berhamburan. Dunia ini menyembunyikan kebenaran cinta (hal 8). Bab dua, Nick menerangkan kekuatan manusia untuk berperan besar. Dalam hal ini penulis berpendapat bahwa tujuan utama manusia adalah memainkan peran besar. Manusia terpanggil untuk menemukan dan menciptakan dunia baru dalam mencapai tujuannya, dengan niat cinta dan pengabdian. Pada bab selanjutnya yaitu bab 3,4,5,6,7,8 sampai 9 juga sama digambarkan oleh Nick Williams dengan detil bagaimana ia mengungkap segala kekuatan yang ada pada diri manusia, yang juga disisipi dengan beberapa pengalaman pribadinya. Penulis dengan cerdas sekali memaparkan berbagai misteri kekuatan tersebut. Menurutnya, kekuatan itu tidak mengenal pembatasan kelas, usia, ras atau jenis kelamin. Jadi, kekuatan ini benar-benar tersedia bagi setiap manusia. Mereka yang mengenali kekuatan ini biasanya tidak merasa sombong, merasa diri berbeda/puas diri namun, cenderung bersikap rendah hati. Mereka merasa dirinya berhubungan dengan benyak orang, tidak terlalu suka menilai orang, sadar bahwa kekuatan sejati adalah kekuatan yang lebih tinggi, bukan ego pribadi.
Pada bagian kesimpulan, Nick Williams mengingatkan kembali kita bahwa perjalanan untuk menemukan kembali kekuatan pribadi dan spiritual adalah perjalanan kembali ke dalam diri kita masing-masing. Perjalanan ini merupakan sesuatu yang mengasyikan dan penuh dengan petualangan. Sebuah perjalanan untuk mengingat bahwa dunia ini tidak memegang hal-hal yang paling kita inginkan dan tak satu pun yang bernilai. Penting diingat bahwa segala sesuatu yang kita inginkan sudah ada dalam diri kita, saat ini dan untuk selamanya. Penulis mengharapkan kita semua sukses, kita kita tidak akan gagal untuk mencapai sukses dalam perjalanan pulang. Secara pribadi, penulis juga merekomendasikan semua buku dan kasetnya untuk membangkitkan inspirasi dan semangat dalam perjalanan menuju kesuksesan tanpa syarat.
Buku ini kiranya hanya bisa terwujud dari seorang visioner intelektual, seorang pendiri proyek Heart At Work, juga sebagai konsultan dan trainer diberbagai perusahan publik dan swasta besar. Selain itu, ia juga penulis buku The Work We Were Born To Do dan Unconditional Succes ( yang diterbitkan oleh Bhuana Ilmu Populer dengan judul Sukses Tanpa Syarat). Buku ini menarik untuk dibaca, khususnya bagi kita semua yang ingin mengenal kekuatan kita yang masih terselubung. Pesan penting dari buku ini bahwa proyek Heart At Work yang didirikan oleh Nick Williams menyediakan berbagai produk dan layanan. Heart At Work ini juga bertujuan untuk melayani kebutuhan tiga kelompok utama, yaitu : 1) Individu yang mencari inspirasi karier dan panduan. 2) Individu yang mempertimbangkan atau sudah mengelola bisnis kecil sendiri, berdasarkan pada keinginan sendiri. 3) Organisasi dalam bidang kemasyarakatan, swasta atau sukarela yang ingin mengeluarkan bakat para staf dan menginspirasi halo terbaik dari para staf. (hal 315).
Dibalik menariknya orisinalitas gagasan beberapa pengalaman yang ditawarkan oleh buku ini, ada ketidakcermatan editor dean penerjemah. Dalam buku ini banyak sekali digunakan penulisan huruf miring pada kalimat tertentu yang seharusnya tidak digaris miring. Cacat kecil lain adalah penggunaan tanda koma (,) yang tidak tepat dalam buku ini.
(Agustinus Sungkalang, mahasiswa Fakultas Sastra Jurusan Sastra Indonesia USD, 2003)