RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Mata Pelajaran         : Bahasa Indonesia

Sekolah                       : SMA Santo Fransiskus Asisi Pontianak

Kelas/Semester         : X/ Genap

Alokasi Waktu         : 2 X 35 Menit ( 1 Kali Pertemuan)

 

  1. STANDAR KOMPETENSI :

Mendengarkan : 1. Menyimpulkan isi informasi yang dianalisis melalui media cetak atau  media elektronik secara kritis dan konstruktif dengan berkelompok

 

  1. KOMPETENSI DASAR

Menanggapi siaran atau informasi dari  media  cetak atau media elektronik secara

kritis dan konstruktif dengan berkelompok.

  1. MATERI PEMBELAJARAN
  2. Pokok-pokok Berita

Pokok-pokok berita merupakan hal-hal penting dari sebuah berita. Untuk menentukan pokok-pokok berita kita bisa mencari berdasarkan unsur-unsur di bawah ini.

Pokok-pokok berita meliputi unsur informasi:

  1. Apa yang diberitakan (What)
  2. Siapa saja yang diberitakan (Who)
  3. Di mana peristiwa terjadi (Where)
  4. Kapan peristiwa terjadi (When)
  5. Mengapa peristiwa terjadi (Why).
  6. Bagaimana akhir dari peristiwa (How)

Unsur-unsur tersebut biasa dikenal dengan sebutan 5W + 1H.

 

  1. Struktur Teks Berita
    Struktur teks merupakan gambaran cara teks tersebut dibangun. Tahukah kalian bahwa teks berita disusun dengan struktur teks peristiwa berita diikuti oleh latar belakang peristiwa dan diikuti oleh sumber berita? Untuk lebih mudahnya bisa dilihat dibawah.
  1. Orientasi berita, merupakan pembuka tentang hal yang akan diberitakan.
  2. Peristiwa, merupakan tahap inti dari berita. Pada tahap ini berita dinarasikan sedemikian rupa hingga tersaji beberapa fakta yang dimunculkan kemudian.
  3. Sumber Berita, sumber berita tidak selalu berada di akhir berita, ia bisa berada di dalam berita itu sendiri.

 

  1. Contoh Teks Berita yang bisa dianalisis secara struktur berita

Sudah Telan 40 Korban

Serangan demam berdarah dengue (DBD) kian meluas dan mengganas. Hingga kemarin, dari data yang dihimpun Radar di Rumah Sakit Panti Waluyo (RKZ), Rumah Sakit Tentara Soepraoen (RSTS), dan Rumah Sakit Islam Aisyiah (RSIA), jumlah penderita terus menunjukkan peningkatan tajam.

Penderita terbaru tercatat tiga orang dari Jl. Anyelir 8 Kota Malang, yakni Eddo, 17; Nawasista, 39; dan Fitra, 3. Tiga orang tersebut adalah satu keluarga yang masuk dini hari kemarin di RKZ. Dengan tambahan itu, secara kumulatif di RKZ ada 25 penderita terhitung mulai awal Oktober. Sisanya tersebar di RSI, RST Soepraoen, dan RS Lavallete. Totalnya 40 pasien.

Menurut salah seorang anggota keluarga mereka, Jumat kemarin di kampungnya telah dilaksanakan pengasapan (fogging). Ironisnya, dini hari setelah pengasapan itu tiga anggota keluarganya harus menjalani rawat inap karena DBD. “Malam-malam mas bawanya ke rumah sakit. Ketahuannya malam hari itu,” kata seorang wanita di rumah tersebut.

Sementara di RST tercatat satu penderita di ruang anak-anak Paviliun Nusa Indah. Satu penderita itu adalah Awang Shinta, 8. Dia tak lain adalah kakak kandung dari Awang Akbar Rafsanjani 2,5 tahun, warga Jl. Kemantren  III Gg. 3 No. 12 yang meninggal Jumat lalu akibat serangan DBD pada Kamis sebelumnya.

Sedangkan di RSIA, hingga saat ini tercatat delapan orang penderita. Dua orang dari Klayatan Gg. III, seorang dari Perumahan Sawojajar I, seorang dari Kasin Gg. Keramat,  seorang dari Jl. Kematren, seorang dari kecamatan Dau, dan seorang lagi dari Kebonagung. Sedangkan satu lagi warga dari Klayatan Gg. II masih berstatus  suspect (diduga DBD).

 

  1. INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
  2. Menyampaikan secara lisan isi berita secara runtut dan jelas dengan presentasi
  3. Memberikan tanggapan berdasarkan informasi yang didengar (menyetujui, menolak, menambahkan pendapat)
  4. Menanggapi isi berita dengan menggunakan alasan dan bahasa yang rasional, logis dan kritis.
  5. Mengidentifikasi pokok-pokok berita

 

  1. TUJUAN PEMBELAJARAN
  2. Siswa mampu menganalisis isi berita dengan cara berpikir yang benar dan logis
  3. Siswa mampu mengidentifikasi pokok-pokok isi berita
  4. Siswa mampu mempresentasikan isi berita (kliping berita) dengan baik
  5. Siswa mampu menanggapi informasi isi  berita dengan mengajukan pertanyaan kritis
  6. Siswa mampu memberikan kesimpulan secara benar terhadap berita yang dianalisis

 

  1. METODE PEMBELAJARAN :
  2. Presentasi
  3. Diskusi kelompok
  4. Inquiri
  5. Tanya Jawab

 

  1. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN
No. Kegiatan Belajar Alokasi Waktu Metode Pembelajaran
1. Kegiatan Awal            :

a.      Guru memberi salam dan mengajak peserta didik berdoa.

b.      Guru mengabsensi peserta didik.

c.      Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.

d.     Guru menjelaskan materi tentang cara menganalisis berita

 

15 Menit Ceramah dan Tanya Jawab
2. Kegiatan Inti   :

A.    Eksplorasi

1.      Siswa diminta secara berkelompok untuk mendiskusikan berita yang sudah disiapkan (suratkabar)

2.      Siswa melakukan analisis berita secara berkelompok untuk menemukan pokok-pokok berita dalam suratkabar

3.      Siswa bertukar pikiran dalam menentukan pokok-pokok berita secara logis

 

B.    Elaborasi

1.      Siswa secara berkelompok mempresentasikan hasil analisisnya terhadap berita yang didapatkan dalam suratkabar

2.      Siswa lainnya menanggapi hasil presentasi secara rasional dan logis.

C.    Konfirmasi

1.      Menyimpulkan tentang hal-hal yang belum diketahui

2.      Menjelaskan tentang hal-hal yang belum diketahui.

45 Menit  

Inquiri

 

 

 

Diskusi

 

 

 

Diskusi dan Tanya Jawab

3. Kegiatan Akhir :

a.    Guru melakukan refleksi dengan menanyakan kesulitan siswa dalam menentukan pokok-pokok berita

b.   Guru menyimpulkan pembelajaran.

c.    Guru memberikan tugas individu.

10 Menit Ceramah dan Diskusi

 

  1. ALOKASI WAKTU

2 X 35 Menit (1 kali pertemuan)

 

  1. SUMBER BELAJAR/ALAT/BAHAN :
  2. Suryanto, Alex dan Agus Haryatna. 2007. Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia (untuk SMA dan MA kelas X). Esis: Jakarta.
  3. LKS (Lembar Kerja Siswa).
  4. Contoh berita tentang DBD Sudah Telan 40 Korban
  5. Suratkabar yang dibawa oleh siswa-siswi
  6. LCD
  7. Spidol
  8. Papan Tulis
  9. PENILAIAN
  10. Teknik : Tes Unjuk kerja
  11. Bentuk Instrumen : Unjuk kerja dan proses

c  Kisi – Kisi soal penilaian

 

Jenis Tagihan:

  1. Tugas individu.

Bentuk Instrumen:

  1. Tentukanlah pokok-pokok berita yang telah dibaca dari sebuah surakabar lokal!
  2. Menurut pendapatmu, hal menarik apa yang kamu dapat dari berita yang kamu baca?
  3. Analisislah pokok-pokok beritanya secara benar1
  4. Apa kesimpulanmu terhadap berita tersebut!

 

  1. RUBRIK PENILAIAN

Pedoman penskoran menuliskan pokok-pokok berita!

No Nama Ketepatan Isi Pokok-pokok berita Jml. Skor Nilai
1 2 3 4 1 2 3 4
                       
                       
                       
                       
                       
                       
                       

 

Keterangan:  1 = kurang                      3 = baik

2            = cukup                       4 = sangat baik

 

Skor =  jumlah skor diperoleh   X 100

Skor maksimal( 8)

 

 

 

 

Mengetahui,

Kepala Sekolah SMA

 

Georgius, S.P.,M.Si.

NIP.-

Pontianak, 18 Januari 2016

Guru  Mata Pelajaran

 

 

Agustinus Sungkalang,S.S.

NIP.-